Obama: Butuh Reformasi Dalam Lapangan Kerja
WASHINGTON - Dalam pidato di hadapan kongres, Presiden AS Barack Obama menyatakan untuk memfokuskan pemerintahannya pada terciptanya lapangan kerja baru karena tingkat pengangguran yang menjadi masalah utama AS.
Oleh karena itu dibutuhkan dana khusus dengan mengembalikan 30 milyar dolar AS yang merupakan utang perusahaan-perusahaan di Wall Street yaitu melalui peningkatan kredit usaha kecil dan menengah (UKM) dan reformasi pajak.
Reformasi di sini merupakan penghapusan pajak kenaikan nilai investasi, juga ada insentif pajak untuk perusahaan yang akan membangun pabrik dan membeli peralatan baru.
Pentingnya reformasi anggaran yang bertujuan untuk mengurangi defisit, namun defisit yang harus dipotong dan menjadi target bagi Obama merupakan pembekuan pengeluaran pemerintah dalam 3 tahun dari tahun 2011.
Dan reformasi asuransi kesehatan akan menurunkan biaya kesehatan nasional dalam jangka panjang nanti.
Dari pihak The Fed juga memberitahukan kebijakan untuk mempertahankan bunga acuan tetap di level 0-0,25%.
- 1 Tablet PC MD500 Terbaru Hanya 92 Dolar AS
- 2 Harga Minyak Turun, Kepercayaan Konsumen Turun
- 3 Indonesia Dapatkan Dana 70 Juta Dolar AS dari Australia
- 4 Investor Utama Indonesia Masih Jepang
- 5 OPEC Harapkan Harga Minyak 70-80 Dolar AS Per Barel
- 6 Uni Eropa Akan Bantu Dana Keuangan Yunani
- 7 Harga Emas Naik Awal Pekan
- 1 Uni Eropa Akan Bantu Dana Keuangan Yunani
- 2 Investor Utama Indonesia Masih Jepang
- 3 Indonesia Dapatkan Dana 70 Juta Dolar AS dari Australia
- 4 Defisit Perdagangan AS Turun
- 5 Utang Indonesia Meningkat Krn Situasi Politik
- 6 Pasar Indonesia Tempat Investasi Bagi Investor Asing
- 7 Inggris: Defisit Perdagangan Ekspor Impor Turun


















