Harga Minyak Tidak Menentu, Krn Ekonomi Memburuk
NEW YORK - Tingginya persediaan minyak AS karena krisis sehingga para investor melihat sulitnya pemulihan ekonomi, sedangkan pasar minyak melihat pada petunjuk dari pasar saham terhadap pulihnya ekonomi dan permintaan minyak namun tidak ada kepastian.
Harga minyak jenis light sweet naik 15 sen menjadi 51,12 dolar AS per barel untuk pengiriman Juni dan minyak mentah Brent North Sea turun 2 sen menjadi 50,80 dolar AS per barel.
Pasar saham yang merupakan indikator utama dari ekonomi, dapat melihat permintaan dan persediaan dalam satu bulan namun ini tidak rasional.
Adanya tekanan dari indikator-indikator AS sehingga pasar minyak berada dalam permasalahan ekonomi AS yang jatuh.
Sementara konsumen AS mengurangi belanja karena tingginya kekuatiran para pekerja.
- 1 Tablet PC MD500 Terbaru Hanya 92 Dolar AS
- 2 Harga Minyak Turun, Kepercayaan Konsumen Turun
- 3 Indonesia Dapatkan Dana 70 Juta Dolar AS dari Australia
- 4 Investor Utama Indonesia Masih Jepang
- 5 Uni Eropa Akan Bantu Dana Keuangan Yunani
- 6 OPEC Harapkan Harga Minyak 70-80 Dolar AS Per Barel
- 7 Harga Emas Naik Awal Pekan

















