Indonesia | Sunday, 14 March 2010
Personal Finance
All IBTimes
Personal Finance

Sharp Tutup Produksi Audio

Font Scale:
Posted 12 September 2008 @ 05:44 am GMT

JAKARTA - Sharp Elektronics Indonesia (SEID) tahun ini menutup produksi audionya. Selanjutnya mulai November 2008 perusahaan yang berbasis di Jepang ini akan mengganti divisi produksi audio dengan mesin cuci.

Article Tags
divisi kapasitas relokasi

Presiden Direktur SEID Fumihiro Irie mengemukakan hal ini pada Kamis (11/9) seusai peringatan produksi ke-10 juta televisi tabung Sharp di Indonesia. "Produksi audio ke depannya tidak terlalu diharapkan," kata Irie.

Kendati demikian, hingga saat ditutup divisi ini memproduksi 100.000 unit audio per bulan. Dari jumlah itu sekitar 80 persennya diekspor.

Divisi audio dibangun pada 1998. Mengusung merek Simba divisi ini merupakan relokasi dari pabrik yang berada di Malaysia.

Sementara itu, sebaliknya, pabrikan elektronik asal Negeri Ginseng, LG, justru menempatkan Indonesia sebagai basis produksi audio video. Sejak 1996 LG sudah berinvestasi sekitar 90 juta dollar AS untuk divisi audio video. Tiap tahunnya LG menambah dana investasi 10 juta dollar AS untuk divisi ini.

LG juga mengekspor 97 persen hasil produksi ke berbagai negara di kawasan Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Asia. Sampai saat ini kapasitas produksi audio video LG mencapai lebih dari 8,5 juta unit per tahun dan memasok sekitar 40 persen produk audio video LG di pasar internasional.

IBTimes RSS
E-Newsletters : Enter your Email for Fast News & Opinions
advertisement
Top Stories on Personal Finance
advertisement