Jasindo Batal Jual Saham
Jakarta: PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) tidak akan melepas saham perdana (IPO) pada tahun ini mengingat belum ada persetujuan dari pemerintah selaku pemegang saham.
Deputi Kementerian Negara BUMN Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Suprapto mengatakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang asuransi tidak mungkin dilepas sahamnya ke publik pada 2008 karena kondisi pasar tidak kondusif.
"Sekarang kami tengah memfokuskan privatisasi BUMN prioritas yaitu PTPN, Krakatau Steel, dan BTN," kata Parikesit. Sampai saat ini DPR ingin privatisasi BUMN ini dilakukan secara bertahap. Padahal pada 2008, sebelumnya pemerintah telah mengajukan daftar 34 BUMN yang masuk program privatisasi 2008. Namun, rencana tersebut masih bisa di-carry over untuk dimasukkan ke dalam daftar rencana privatisasi pada 2009.
Menurut Parikesit, rencananya Jasindo diajukan pemerintah untuk diprivatisasi melalui mekanisme IPO dengan melepaskan maksimal 30 persen saham barunya ke pasar modal. Tapi, kondisi pasar yang kurang bagus membuat rencana tersebut urung direalisasikan.
"Yang penting dapatkan persetujuan dari DPR dulu, sementara mengenai waktunya itu tergantung underwriter-nya nanti," ujar dia.
- 1 Harga Emas Makin Turun
- 2 110 Perusahaan Investasi Asing Tertarik Pada Pasar Indonesia
- 3 Indosat Hadirkan Ponsel Android Dibawah Rp1Juta
- 4 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia I Capai 5%
- 5 Harga Minyak Mentah Asia Naik, Pasar Optimis
- 6 Tarif Dasar Listrik Akan Naik 15%
- 7 Facebook Langkah Maju Fitur Lokasi

















