Tugas Kanada di Afghanistan Berakhir 2011
OTTAWA: Perdana Menteri Kanada Stephen Harper mengirim pesan terus terang kepada Afghanistan pada Rabu (10/9), bahwa negaranya tidak akan memperpanjang tugas tentaranya di sana setelah 2011.
"Saya pikir kami harus mengatakan kepada pemerintah Afghanistan, Kami mengharapkan Anda bertanggungjawab atas keamanan negara Anda," kata Harper kepada wartawan dalam persinggahan kampanye pemilihan umum di Toronto.
Kanada mempunyai 2.500 tentara di daerah keras Kandahar, Afghanistan, dan pemerintah kecil konservatif Harper mencapai kesepakatan pada tahun ini dengan partai lawan untuk mengahiri tugas itu pada 2011.
"Saya pikir, rakyat Kanada tidak ingin terus setelah itu. Tentara Kanada, walau mereka tidak akan mengakuinya, mereka juga tidak akan mau," kata Harper.
Kanada sudah kehilangan 97 orang sejak 2002 di negara terkoyak perang itu.
Satu diplomat kawakan Kanada juga tewas di Afghanistan pada 2006 dan dua pekerja amal Kanada tewas baru-baru ini di daerah tempat Kanada menugasi sekitar 2.500 tentaranya sebagai bagian dari pasukan pimpinan persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO.
- 1 Defisit Perdagangan AS Turun
- 2 Utang Indonesia Meningkat Krn Situasi Politik
- 3 Pasar Indonesia Tempat Investasi Bagi Investor Asing
- 4 Inggris: Defisit Perdagangan Ekspor Impor Turun
- 5 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia I Capai 5%
- 6 110 Perusahaan Investasi Asing Tertarik Pada Pasar Indonesia
- 7 Pemerintah Potong Insentif Pajak 2010 dari Dunia Usaha

















