Bakrie Life revisi target produksi premi
JAKARTA: PT Asuransi Jiwa Bakrie merevisi target produksi premi dari Rp700 miliar menjadi Rp1 triliun menyusul pencapaian kinerja semester I/2008 Rp400 miliar.
"Secara intern sudah ada revisi target premi diharapkan bisa Rp1 triliun," ujar Direktur Utama Bakrie Life Timoer Soetanto di Jakarta.
Selain produksi premi, Bakrie Life juga merevisi target laba yang semula Rp40 miliar menjadi Rp45 miliar. Pasalnya hingga semester I/2008 ini laba tercapai Rp23 miliar. Timoer mengakui kondisi pasar modal yang tidak stabil juga mempengaruhi investasi Bakrie Life, terlebih lagi 70% portofolio investasi ditempatkan di saham, 10% obligasi dan sisanya deposito dan lain-lain.
"Tapi kami sudah antisipasi itu, memang hasil investasi terkoreksi tapi kami punya cadangan profit tahun lalu Rp70 miliar," tuturnya.
Aset Bakrie Life hingga semester I/2008 mencapai Rp830 miliar, sehingga akan ada revisi pencapaian aset hingga akhir tahun Rp1,1 triliun, dari target awal Rp1 triliun.
Timoer menjelaskan strategi ke depan Bakrie Life akan memperbesar penetrasi di pasar dengan produk unit-linked. Produk proteksi berpadu investasi ini rencananya akan diluncurkan awal tahun depan.
Peluncuran produk unit-linked akan segera disusul oleh produk syariah.
Bakrie Life juga akan memperkuat armada penjualan dengan meningkatkan jumlah agen mencapai 6.000 orang akhir tahun ini. Timoer mengatakan jumlah agen saat ini sudah lebih dari 5.000 orang, meningkat cukup cepat dari akhir tahun lalu yang baru mencapai 4.200 orang.

















